Home > Networking > Exomars, Perjalanan Dua Robot Mencari Kehidupan di Mars
Exomars, Perjalanan Dua Robot Mencari Kehidupan di Mars
Exomars, source: universetoday.com

Exomars, Perjalanan Dua Robot Mencari Kehidupan di Mars

Exomars – Perjalanan Dua Robot Mencari Kehidupan di Mars – Sudah sejak lama manusia terus berupaya mengembangkan peradabannya. Untuk mengembangkan peradaban manusia, maka ilmu pengetahuan merupakan ujung tombak dalam mendorong batasan-batasan ilmu pengetahuan yang selama ini tidak dapat ditembus.

Planet Mars
Planet Mars. photo by: wallpapersafari.com

Sejak tahun 60an, berbagai upaya dilakukan oleh Amerika dan Rusia untuk menjadi yang terbaik dalam menjadi penjelajah luar angkasa. Hingga pada akhirnya Apollo 11 membawa Neil Armstrong mendarat di bulan pada Juli 1969 bersama Buzz Aldrin dan menjadi manusia pertama di bulan. NASA memenangkan “Space Race” dengan Rusia saat itu.

Kini saatnya ESA (European Space Agency) dan Roscosmos (Russian Space Agency) menjalin kerja sama dalam sebuah projek yang dinamakan “Exomars”. Tapi apa itu Exomars?

Apa itu Exomars?

Exomars adalah sebuah projek astrobiologi untuk planet Mars yang terdiri dari dua misi. Misi pertama adalah diluncurkannya sebuah satelit yang bernama TGO (Trace Gas Orbiter) untuk ditempatkan di orbit planet Mars (baca apa itu satelit). Sekaligus pendaratan sebuah “lander” (yaitu sebuah kendaraan angkasa yang di desain untuk mendarat disebuah permukaan planet lain) bernama Schiaparelli EDM Lander. Misi pertama ini dilaksanakan pada 14 Maret 2016. Sayangnya Schiaparelli hancur dan rusak saat pendaratan.

Apa itu Exomars
Exomars, photo by: esa.int

Sedangkan misi kedua adalah untuk mendaratkan sebuah mobil angkasa (Rover) di permukaan Mars. Misi kedua rencananya akan dilaksanakan pada 2020, dan diestimasikan mobil angkasa tersebut akan dapat terus beroperasi hingga 2022.

Exomars misi kedua seharusnya diluncurkan pada tahun 2018. Namun karena masalah finansial, peluncuran ini diperkirakan oleh ESA akan tertunda 2 tahun hingga 2020. Italy adalah kontributor utama projek ini, dan Inggris adalah penyumbang finansial terbesar kedua.

ESA ESTEC ExoMars
ESA ESTEC, source: exploration.esa.int/mars/

ESA mengumumkan bahwa penundaan ini disebabkan oleh tersendatnya aktifitas industrial Eropa dan Rusia. Dilansir juga oleh beberapa media, bahwa penundaan ini mungkin disebabkan oleh pengumuman Brexit yang baru-baru ini terjadi, serta gencarnya agresi militer Rusia di Syria.

Objektif dari Exomars

Projek Exomars sendiri sebenarnya memiliki tujuan yang cukup sederhana. Yaitu untuk mencari tahu apakah pernah ada kehidupan di Mars, dan apakah masih ada kehidupan disana. Sehingga kedua robot ini harus menganalisa bagaimana kondisi perairan di Mars, kandungan gas pada atmosfernya, serta mencari tanda-tanda kehidupan masa kini atau lampau di planet merah tersebut.

Berikut adalah beberapa objektif sains dari misi Exomars yang pertama:

  1. Mencari kehidupan di Mars. Kehidupan di masa lalu, atau kehidupan yang ada sekarang.
  2. Menganalisis karakteristik perairan di Mars, dan distribusi geokimia planet Mars.
  3. Mempelajari lingkungan dan permukaan Mars, untuk mengidentifikasi resiko dalam mengirimkan astronot ke Mars.
  4. Mempelajari elemen di bagian bawah permukaan Mars, serta kandungan terdalam pada tanah Mars. Untuk memahami evolusi di planet tersebut, serta kemungkinan manusia tinggal di Mars.
  5. Sebagai tahap awal pendaratan di Mars, Exomars berguna sebagai pengalaman yang nanti dapat diaplikasikan pada peluncuran selanjutnya.

Selain objektif yang bertema sains, Exomars juga memiliki objektif secara teknologi:

  1. Percobaan pendaratan muatan dengan beban yang sangat berat.
  2. Percobaan dalam memanfaatkan pembangkit listrik tenaga cahaya matahari.
  3. Mengumpulkan sampel tanah. Dengan bor yang dapat mengumpulkan sampel tanah hingga sebesar lubang dengan kedalaman 2 meter.
  4. Untuk mengembangkan mobil angkasa (Rover) yang dapat menjelajahi Mars.

Perjalanan Kedua Robot Exomars

Kedua robot pionir ini memasuki atmosfer Mars pada tanggal 19 Oktober 2016. Satelit TGO segera melaksanakan fungsinya untuk memetakan asal muasal gas Metana (CH4) dan gas-gas lain yang dapat membuktikan adanya aktifitas biologis di Mars. TGO juga berfungsi sebagai satelit repeater telekomunikasi.

Sedangkan Schiaparelli, yang telah diarahkan untuk mendarat di Meridiani Planum (sebuah padang pasir yang terletak 2 derajat di selatan garis khatulistiwa Mars) tidak mengirimkan sinyal apapun.

Paling Sering Dibaca

About Koneksia

Koneksia.com merupakan situs berita teknologi Terbaru, berita terkini dari komputer, Hardware, tutorial, tips dan trik, gadget, aplikasi game dan internet.

One comment

  1. Daridulu katanya bakal ada kehidupan di Mars tapi sampai sekarang cuman jadi issue.
    Kalau beneran bisa lekaslah bisa biar bumi ini g makin padet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *